KESEHATAN

Semakin Meluas, Jumlah Penderita Covid-19 Mencapai 90 Orang

WONOSARI – KAMIS KLIWON | Kasus penyebaran Covid-19 di Gunungkidul semakin meluas. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mencatat total  90 orang positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan, pada Rabu (22/07/2020) terjadi kelonjakan tertinggi yang mencapai 10 kasus.

“Hari kemarin penambahan 10 kasus yang terjadi di Gunungkidul, untuk hari ini alhamdulillah tidak ada penambahan,” kata Dewi Irawaty.

 

 

Dewi Irawaty menjelaskan, dari 10 penambahan kasus terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang terkena virus corona.

“Ada yang dari faskes 5 orang dan ada satu RS swasta 3 orang yang terkena Covid 19,” jelas Dewi Irawaty.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur Klinik Multazam Wonosari mengatakan, pihaknya meminta doa kepada semua pihak terkait dengan penyebaran virus corona. Terdapatnya 5 nakes yang positif merupakan screening rutin untuk deteksi yang diharapkan mampu menangani penyebaran virus corona.

“Memang betul dari 50 nakes di klinik, ada 5 yang terkonfirmasi positif,” Katanya.

 

 

Iip Wibawa menerangkan, dampak dari terdapatnya 5 faskes yang terkena pihaknya terpaksa menutup Klinik Multazam agar menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. Ia pun meminta untuk dibantu supaya masyarakat tetap taat anjuran pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan dan jujur kepada tenaga kesehatan.

“Mohon dibantu untuk supaya masyarakat tetap taat anjuran pemerintah melaksanakan protokol kesehatan dan jujur kepada tenaga kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat ini Klinik Multazam tengah melakukan berbagai upaya agar dapat menekan angka penyebaran virus corona. Sebenarnya, sudah dilakukan ketat bahkan sangat berlapis untuk disinfektan, sterilisasi dan protokoler. Bahkan, dulu pernah petugas medis dimarahi  oleh pengunjung dikarenakan menerapkan sistem pembatasan akses. Tapi ini semua dilakukan karena memang sudah SOP kami saat ada kontigensi harus wajib kami tutup dan sterilisasi total.

Pihaknya pun juga berharap agar ke depannya para pasien jujur terhadap nakes agar perkembangan virus corona bisa ditekan.

“Mohon doanya kami semua bisa diberikan umur dan mengabdikan diri kembali kepada masyarakat. Ini sudah menjadi resiko amanah keilmuan kami,” tutupnya. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago