GUNUNGKIDUL-JUMAT KLIWON | Anggota Bawaslu Gunungkidul dari divisi pengawasan Rosita menyatakan, hingga 10 hari pertama kampanye terbuka belum ada laporan pelanggaran protokol kesehatan maupun pelanggaran yang lain.
“Pelanggaran protokoler sampai pembubaran kami belum temukan. Jika masih bisa dicegah belum kami anggap suatu pelanggaran,” ujar Rosita melalui grup WhatsApp Bawaslu Gunungkidul, Kamis 15/10/20.
Dia memaparkan, masing-masing pasangan calon telah terjun ke 18 Kapanewon di Gunungkidul, dalam bentuk kampanye tatap muka terbatas.
Pasangan Sutrisna-Ardi, sesuai data Bawaslu melakukan tatap muka 139 kali. Pasangan Immawan-Martanty 54 kali. Pasangan Bambang-Benyamin 51 kali, dan Sunaryanta-Heri Susanto 33 kali.
“Yang sepuluh hari kedua, datanya sedang kami kumpulkan,” terang Rosita.
Kalau di lapangan ditemukan indikasi potensi terjadi pelanggaran protokol kesehatan, imbuh Rosita, mereka pun langsung ditegur.
Pada dasarnya, ini pernyataan Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto di berbagai kesempatan, bahwa Bawaslu tidak mencari kesalahan, melainkan mengawasi untuk mencegah terjadinya pelanggaran.
(Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…