TEPUS – Rabu Kliwon | Dampak kekeringan yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul kian meluas. Dari 18 kecamatan yang ada, 10 diantaranya mengalami kekeringan.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi saat menghadiri acara dropping air bersih dari alumni SMP N 1 Tepus tahun angkatan 1990,Rabu (02/10/2019).
VIDEO TERKAIT :
“Sebagian sumur galian warga sudah mengering, sementara PDAM desa debitnya tidak mencukupi untuk keperluan satu desa,” kata Immawan.
Immawan mengatakan, banyak warga yang terpaksa harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Jika warga mengandalkan bantuan, tentu itu tidak akan cukup memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, ” ujarnya.
Atas aksi sosial yang dilakukan para alumni SMP N 1 Tepus ini, Immawan mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi atas kerelaanya untuk berbagi kepada masyarakat terdampak kekeringan.
“Saya salut, karena disini mereka tidak hanya mementingkan temu kangennya dengan para alumni, namun bagaimana mereka bisa bersinergi untuk melakukan kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujar Immawan.
Sementara itu, salah satu penggagas kegiatan Budi Setiawan mengatakan, dropping air bersih dilakukan di beberapa wilayah di dua kecamatan yaitu kecamatan Tanjungsari dan kecamatan Tepus.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…