SAPTOSARI-KAMIS WAGE | Sepekan berlalu peristiwa gantung diri warga Padukuhan Bendo, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, menyisakan Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Panewu Saptosari, Jarod Hadi Admojo menaruh perhatian serius.
Adanya warga nekat bunuh diri akibat himpitan ekonomi, diduga tidak dapat melunasi hutang kepada renternir, menjadi tanda tanya besar.
Pertanyaan serius, apakah peristiwa serupa tidak akan terulang?. Sedangkan masih banyak warga setempat disinyalir terlilit hutang kepada jasa renternir.
Kepada awak media, Jarod begitu panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa pihaknya akan menghimbau kepada semua Kalurahan se Kapanewon Saptosari khususnya Kalurahan Krambilsawit agar bertindak intensive dalam membendung dan mengatasi praktik rentenir di wilayah tersebut.
“Supaya kedepan kejadian semacam ini tidak terulang, kami bersinergi dengan Kapolsek dan Danramil serta Babinsa, Babinkamtibmas agar merapatkan barisan terkait hal ini,” ungkap Jarod, Rabu, (18/11/2020) pagi di kantornya.
Selain itu, Panewu Saptosari juga akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi praktek rentenir di wilayahnya.
Melalui kerjasama dengan BRI, BNI juga BDG selaku Bank resmi yang ada di Kapanewon Saptosari untuk membuat konsep bersama agar dapat mencegah masyarakatnya tidak lagi berhutang ke Rentenir. (Karyanto)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…