WONOSARI, SABTU PON – Masyarakat mengeluh, anggota dewan, baik daerah, propinsi maupun pusat berkunjung ke warga jika mau pemilu. Setelah itu mereka menghilang. Di mata warga, ini kebiasaan buruk.
Sugiarto (45), warga Padukuhan Karangwetan, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo, mengungkapkan hal itu, di depan Suharno, SE Caleg Nasdem, (19/10).
“Mereka datang kalau mau pencalonan. Mereka merayu rakyat, begtu berhasil, lupa kacang akan kukitnya,” ujar Suharno menirukan keluhan warga.
Semua desa yang didatangi keluhanya sama, setelah menjadi anggota dewan mereka langsung menghilang, tidak ada lagi komunikasi lanjutan.
Suharno berusaha menghilangkan citra buruk caleg dengan cara melakukan komunikasi berkelanjutan.
“Bukan janji, tapi saya buktikan di dapil 1. Bahkan selama saya menjadi dewan belum pernah saya mengambil gaji, semua saya berikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Begitu pula nanti, gaji setiap bulan akan diberikan kepada masyarakat untuk kepentingan dan kemajuan.
“Kita buktikan saja nanti di tahun 2019, janji saya, benar apa tidak,” pungkasnya.
Sabtu malam, (20/10) Suharno, SE, akan temu warga di Desa wiladeg, di Balai Dusun Banteng. Undangan sekitar 1000 orang. (Joko)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…