WONOSARI-Selasa Legi | Duapuluh lima perwakilan nelayan Gunungkidul audiensi di ruang rapat paripurna dengan Ketua DPRD, Endah Subekti Kuntariningsih, SE (8/10/19). Didampingi Sekjen DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, mereka mengadukan sulitnya memperoleh BBM bersubsidi baik premiun maupun solar.
“SPBU tidak mau melayani BBM bersubsidi kepada nelayan. Mengapa? Itu yang kami pertanyakan kepada Ketua DPRD Gunungkidul,” ujar Gamal Asgar, Sekjen DPD HSNI DIY, usai audiensi di Gedung Dewan, Selasa (8/10/19).
Video Terbaru:
Ketika pembelian BBM dipersulit, maka 2.019 nelayan yang mengoperasikan motor tempel untuk berburu ikan di laut akan terganggu. Menurut Gamal Asgar, perputaran ekonomi sektor kelautan pun menjadi tersendat.
Nelayan, menurut Gamal, punya hak untuk memperoleh layanan BBM bersubsidi. Persyaratan administrasi serta fisik, menurutnya, sudah dipenuhi.
“Kurang apalagi,” tanya Gamal.
Persoalan kedua abrasi pantai (yang dimaksud erosi dan atau sedimentasi) untuk kepentingan pendaratan. Pelabuhan di sepanjang Pantai Gunungkidul, menurut Gamal acap dihantam gelombang.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…