WONOSARI – Kamis Legi | Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul gelar acara Syawalan bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas di Bangsal Sewoko Projo (BSP), Kamis (20/06).
Dalam sambutannya Sri Sultan menyampaikan, pejabat yang mengambil kebijakan harus bukan lagi bagi kepentingan egonya, tetapi demi kepentingan publik. Bila hal ini benar-benar terwujud, maka terjadilah apa yang dalam tradisi Jawa disebut manunggaling kawula-gusti -penyatuan pemimpin dengan rakyatnya yang sejati.
“Kesadaran intuitif tanpa pretensi, karena bukan lagi pencitraan, popularitas, uang atau tanda jasa yang dicari oleh pejabat,” ungkap Sultan.
Lebih lanjut Gubernur DIY menyampaikan, buah dari tempaan Ramadhan selama sebulan penuh diharapkan membentuk sikap sholeh antar individu sehingga akan terwujud kebajikan bagi sesama.
“Kesalehan sosial yang dibasuh oleh zakat saat Idul Fitri diharapkan bisa mengukuhkan jalinan tali silaturrahim antar anak bangsa, tanpa memandang perbedaan apa pun juga,” ungkap Sri Sultan.
Gubernur dalam sambutannya juga menyinggung perkembangan pariwisata. Menurut Sultan, pembangunan pariwisata Gunungkidul berbasis komunitas, sehingga pendapatan masyarakat menyebar peningkatannya.
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…