WONOSARI-SABTU KLIWON | Persoalan kekeringan wilayah zona selatan di Kabupaten Gunungkidul akan segera teratasi meskipun belum 100% tuntas. Setidaknya, 11 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kalurahan Giripurwo, Giricahyo Kapanewon Purwosari serta sebagian masyarakat wilayah Kapanewon Panggang dapat mengakses aliran air PDAM Tirta Handayani.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul H. Toto Sugiharto, S.TP, Sabtu, (03/04/2021).
Toto menjelaskan, dengan ditemukannya sumber air sungai bawah tanah di Bekah Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari sebesar 17 liter/detik, menjadi harapan baru bagi masyarakat Gunungkidul khususnya wilayah zona selatan.
Melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS) DIY, saat ini pada tahap penandatanganan kontrak dan untuk selanjutnya pencarian titik pengeboran di lokasi sumber air sungai bawah tanah Bekah.
“Proyek ini dibiayai APBN, untuk alokasi dana sekitar 11-12 milyar rupiah. PDAM nanti tinggal menerima dan memanfaatkan, jadi pengerjaan proyek bukan ada pada kami,” jelas Toto.
Lebih lanjut Dirut PDAM Tirta Handayani menyampaikan, waktu pelaksanaan pembangunan proyek sekitar 9 bulan, sehingga pada akhir tahun 2021 diharapkan air telah dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
“PDAM bersama Pemda akan terus berupaya mencari terobosan baik ke Propinsi maupun Pusat sehingga persoalan kekeringan musim kemarau di Gunungkidul semakin berkurang,” pungkas Toto. (Agus SW)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…