GUNUNGKIDUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, melakukan pengundian nomor urut bagi empat pasangan calon (paslon) yang akan berlaga dalam Pilkada Gunungkidul 2020. Pengundian nomor urut didampingi Liaison Officer (LO), secara terbatas sesuai protokol kesehatan.
Dikatakan Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, bahwa pengundian nomor urut dilakukan KPU Gunungkidul di hadapan paslon dan liaison officer (LO).
Pengambilan nomor urut dilakukan berdasarkan pada nomor kedatangan. Mereka menerima nomor urut dalam kondisi tertutup, kemudian dibuka di hadapan publik.
“Keputusan PKPU, pengundian ini dilakukan pembatasan,” katanya di Bangsal Sewokoprojo, pada Kamis (24/09/2020) usai acara berlangsung.
Dalam pengundian tersebut, diketahui nomor urut 1 diperoleh oleh pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanta, nomor urut 2 Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi, sedang Nomor urut 3 Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmaji, kemudian terakhir Nomor urut 4 yakni Sunaryanto-Hery Susanto.
Terkait perolehan nomor urut ditanggapi beragam oleh masing-masing Paslon. Mereka mengaku senang dengan perolehan nomor urut yang mereka peroleh usai undian.
Dikatakan salah satu Paslon yakni, Sutrisna Wibawa ia justru merasa senang, dengan nomer yang ia dapat, ia sangat berkomitmen bahwa nomor urut 1 adalah untuk Memajukan Gunungkidul.
Ia juga mengaku, bahwa telah mengajukan pengunduran diri sejak tanggal 4 September 2020 dari jabatan sebagai Rektor UNY.
“Insyaallah 1-2 hari ini keluar SK,” ucap Sutrisna Wibawa, usai pengundian nomor urut.
Sementara itu, Immawan wahyudi yang mendapatkan nomor urut 2 juga tidak kalah senang. Baginya nomor urut 2 adalah suatu keberuntungan.
“Sangat senang, nomor 2 adalah victory, dengan makna kemenangan,” ucap Immawan.
Sementara itu, Bambang Wisnu Handoyo mengatakan tiga adalah kekuatan akal manusia untuk hidup di dunia yang terdiri atas cipta, rasa, dan karsa.
“Tiga adalah kekuatan manusia yang telah diberikan Tuhan untuk mampir ngombe (Hidup ibarat istirahat minum),” katanya.
Bambang juga menjelaskan, bahwa dirinya sudah tidak lagi berdinas menjadi ASN. Surat pengunduran dirinya masih dalam proses.
“Saya sudah resmi mundur,” jelas Bambang
Sementara itu, Mayor Sunaryanta menganggap angka 4 merupakan angka yang paling besar. Di mana filosofinya adalah 4 pilar kebangsaan. Sehingga seorang pemimpin harus memiliki 4 element yang menjadi 4 pilar kebangsaan.
“Kalau dibalik angka 4 jadi tempat duduk,” ucapnya.
Sunaryanto pun mengatakan, ia sudah mengajukan surat pengunduran diri. Sunaryanta yakin dalam beberapa hari kedepan sudah harus keluar Surat Pengunduran Dirinya.
“Saya berharap surat keputusan tidak akan lama keluar dan nanti akan turun surat secara resmi soal pengunduran diri,” ucap Sunaryanta. (Hery)
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…