GUNUNGKIDUL – MINGGU LEGI | Kandang ternak milik salah satu dukuh di Kapanewon Gedangsari tertimpa tanah longsor, Sabtu (14/12) malam. Tidak ada korban jiwa, namun dua ekor kambing mati serta bangunan kandang rusak berat.
Bencana alam tanah longsor akibat hujan deras yang menguyur di wilayah Kabupaten Gunungkidul tersebut terjadi di Padukuhan Sengonkerep, Kalurahan Sampang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebut bahwa tanah longsor menimpa kandang ternak milik Triana (35) warga Sengonkerep 005/004, Kalurahan Sampang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, pada sekitar pukul 20.30 WIB.
Dibenarkan Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto, bahwa sebelumnya yakni pada sekitar pukul 20.00 WIB, hujan deras dengan intensitas tinggi menguyur wilayah tersebut.
Hal itu, dikatakan Suryanto, mengakibatkan tanah longsor sepanjang 12 meter, dengan ketinggian sekitar 7 meter.
“Menimpa kandang hewan ternak Bapak Triana yang mengakibatkan bangunan kandang sepanjang 12 meter, dan lebar 9 meter roboh,” ungkapnya.
Selain dua ekor kambing mati akibat tertimpa material, Suryanto berujar, kandang juga roboh rata dengan tanah.
“Dibantu anggota keluarga, korban berusaha mengamankan sebagian hewan ternak yang masih dapat diselamatkan,” ujarnya.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai -+ Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah). (ABR)
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…