PERISTIWA

Tiga Hari Menghilang Warga Yogyakarta Ditemukan di Jembatan JLLS dalam Kondisi Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL-JUM’AT PAHING|Firman Setiawan, warga Panggungan Baru No.26 RT009/33, Trihanggo, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di jembatan JLLS Rowari, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Jumat (30/05/25).

‎Dibenarkan Kapolsek Tepus, AKP Solechan, S.H.,M.M., bahwa sebelumnya, Rabu (28/05) polsek tepus mendapatkan laporan bahwa telah ditemukan sepeda motor jenis Supra X warna merah hitam Nopol AB-3033-QS.

“Setelah dicek motor tersebut atas nama pemilik Firman Setiawan, warga Panggungan Baru No.26 RT009/33, Trihanggo, Gamping, Sleman,” ungkap Solechan.

‎Selanjutnya, dikatakan Solechan, Unit Reskrim Polsek Tepus berkoordinasi dengan Polsek Gamping guna memastiak kepemilikan sepeda motor tersebut.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim Gabungan Polsek Tepus, Koramil Tepus, Pemerintah Kapanewon dan kelurahan Tepus, Tim SAR, Rapi dan beberapa warga, korban berhasil ditemukan di area Jembatan Rowari JJLS Tepus.

Sebelumnya, Solechan berujar, pencarian dibagi 4 regu. Regu 1 dan 2 mulai pencarian dari bawah jembatan menuju Utara, menyisir Barat dan Timur bawah tebing Rowari. Sementara, regu 3 dan 4 melakukan pencarian dari bawah jembatan menuju Selatan, menyisir Barat dan Timur bawah tebing Rowari.

Korban ditemukan oleh regu 4 yang dipimpin Kapolsek Tepus saat menyisir sebelah Barat Tebing Rowari, tepatnya di bawah jembatan.

“Awal mula regu 4 melakukan penyisiran sesuai rute yang ditentukan. Sesampainya di bawah Jembatan Rowari sebelah Barat agak ketengah tercium bau menyengat dari arah semak-semak dan bebatuan. Kemudian tim mencari asal bau tersebut, dan ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,”terang Solechan.

Korban, ditambahkan Solechan, ditemukan di bawah Jembatan Rowari dengan ketinggian ± 60-70 meter, dalam kondisi meninggal dunia, Jumat 30 Mei 2025 pukul 10.00 WIB, dengan posisi badan menyentuh tanah/ bebatuan menghadap ke Kiri. Sementara, kepala diarah Barat dan kaki diarah Timur.

“Kulit korban sudah berubah warna pucat, ibu jari kaki kanan mengeluarkan darah terdapat belatung pada wajah korban. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket warna crem coklat, celana pendek warna putih, dan ikat pinggang berwarna putih,” pungkas Solechan.

Sementara itu, informasi terakhir pihak keluarga, korban telah meninggalkan rumah sejak Selasa 27 Mei 2025 lalu, dan telah dilaporkan ke Polda D.I.Yogyakarta.

Penulis: Akabar. Nhs
Editor: HRD

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago