PATUK, Kamis Pon – Salah satu yang diincar paket lomba desa adalah kreatifitas kelompok perempuan dalam menggali potensi lokal untuk mencukupi kebutuhan sayur mayur. Oleh sebab itu, setiap lomba desa pasti ada eksposisi aneka macam sayuran hasil kebun atau pekarangan.
BACA JUGA: Dukuh Pensiun, Digantikan Anaknya
Sebut saja itu pameran tomat, terong, lombok, kecipir, kacang panjang, jagung muda, pare, ceme, kangkung bayam, dan yang lain.
Demikian pula dagangan yang dipamerkan Dwi Yuni Munarti, warga, Padukuhan Karangsari, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Ginungkidul. Tidak mau kehilangan kesempatan, Yuni Munarti mengambil stand eksposisi aneka sayuran pada lomba desa, Desa Nglanggeran, (13/03).
BACA JUGA: Nglanggeran Mencuri Perhatiaan Tim Penilai Lomba Desa 2019
Rata-rata, tim juri menganggap, bahwa sayuran yang dipamerkan Yuni merupakan hasil tanaman warga. Fakta menunjukan lain, Yuni polos mengakui, bahwa dagangan itu sebagian dibeli di pasar Piyungan, Kabupaten Bantul.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…