POLITIK

Transaksi Uang Pada Pemilu 2019 Mulai Merebak, Bawaslu Belum Bergerak

YOGYAKARTA, SENIN PAHING – Bagi-bagi uang dalam pemilu 2019 sangat suit dihindari. Sebagian politisi yang terdaftar dalam DCS mulai mencari celah agar tidak tertangkap tangan oleh Bawaslu. Mereka bagi-bagi uang berbentuk doorprize dalam amplop.

Di dalam Undang-Undang hal ini tidak diatur/ dilarang. Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono menyatakan sikap, berpegang teguh pada peraturan KPU.

Tetapi saat ini, demikian Bagus Sarwono menjelaskan, Bawaslu pasif, karena belum ada Daftar Calon Tetap (DCT). Artinya, para politisi belum menjadi subyek hukum. Baru tanggal 20 September 2018 mereka menjadi subyek hukum. Dalam hal ini Bawaslu punya kewenangan.

“Untuk pemberian doorprize ada aturan baku. Itu termuat di PKPU No. 23/2018,” tegasnya, (20/08).

Menurut Bagus Sarwono, pemberian doorprize berupa uang dalam amplop tetap tidak dibenarkan.

Peserta pemilu 2019 yang tertangkap tangan tidak langsung didiskualifikasi. Mereka harus diproses sampai terbukti tindak pidananya.

Dia berkomitmen, tahun politik 2019 Bawaslu berani tegas. Tetapi berkaca Pemilu 2014, banyak pengaduan mandeg di tengah jalan.

Menanggapi hal itu Bagus Sarwono bilang menangani pidana pemilu, Bawaslu tidak sendirian. Polisi dan jaksa sangat berperan.

“Kalau salah satu tidak setuju dilanjutkan, kasus berhenti di tengah jalan,” akunya

Dia berterus terang, karateristik Gakumdu seperti itu, Karena prinsip yang dipegang dalam hal pidana pemilu, antara Bawasu, Polisi dan Jaksa harus sepakat bulat.

“Yang penting syarat formal dan meterial masuk. Termasuk di dalamnya kecukupan alat bukti,” pungkasnya. (Bewe)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago