GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON | Mencermati kecenderungan bunuh diri di kabupaten Gunungkidul menurut pengamat sosial kemanusiaan Slamet Harjo setiap Kapanewon perlu adanya ahli psikolog.
Setiap mendengar dan membaca berita tentang warga yang memilih mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri dia merasa prihatin.
Slamet Harjo menghitung bahwa hingga pertengahan Maret 2021 tercatat 14 orang gantung diri.
Slamet Harjo iseng membuka wikipedia dan diketahui bahwa angka bunuh diri pertahun mencapai sekitar 8 ribu hingga satu juta orang.
Bunuh diri, demikian Slamet Harjo menyimpulkan ternyata menduduki posisi ke-10 sebagai penyebab kematian terbesar di dunia.
Motif bunuh diri menurutnya sangat beragam yang paling banyak adalah karena depresi maupun sakit menahun.
Untuk itu demikian Slamet Harjo menyarankan bahwa peran psikolog menjadi penting, syukur di setiap puskesmas Gunungkidul dihadirkan seorang psikolog.
Selain itu dia mecermati, bahwa angka bunuh diri lebih banyak dilakukan oleh pria ketimbang wanita. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…