JAKARTA , (Sabtu Pon)-Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi menutup Rembuk Nasional Aktivis 98 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7) sore.
Dalam sambutannya Jokowi mengaku bangga bisa bertemu dengan aktivis 98. Tak lupa Jokowi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Berbeda pendapat silahakan tapi kita harus selalu menjaga persatuan,” kata Jokowi didepan puluhan ribu peserta Rembuk Nasional.
Presiden didampingi 25 perwakilan aktivis 98 itu menambahkan, berbeda pilihan dalam politik silahkan saja. Asal, jangan saling ejek dan menjelek-jelekan. Itu bukan etika kita.
“Marilah kita bersama-sama menggalang kekuatan untuk melawan intoleransi, teorisme dan radikalisme,” ajak Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menambahkan, mengenai usulan tanggal 7 Juli yang akan dijadikan sebagai Hari Bhinneka Tunggal Ika dan aktivis mahasiswa 98 yang meningggal untuk dijadikan Pahlawan Nasional dirinya berjanji akan mengkaji serta menindaklajutinya.
“Kita akan kaji semua itu sesuai peraturan yang ada. Akan kita putuskan secepatnya,” pungkas Jokowi.
Seusai memukul gong pertanda ditutupnya acara itu, Jokowi langsung turun dari atas panggung dan langsung meyalami peserta Rembuk Nasional aktivis 98. (tan/har)
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…