Ikut partisipasi program pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang telah dicanangkan, yaitu menjadikan Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata yang berbudaya.
Disinggung masalah pakaiannya yang unik, ia mengatakan bahwa pakaiannya hasil karya anak Gunungkidul.
“Saya berharap, suatu saat nanti bisa mengadakan karnaval seperti di Jember,” pungkasnya.
Setiap tahun acara rasul Gubug Gedhe cukup banyak diminati oleh warga masyarakat, tidak hanya dari desa Ngalang namun dari warga desa sekitar ikut hadir “Tumplek Blek” di area gubug gede.
Kirab gunungan berjalan dari balai Desa Ngalang mengambil rute ke pertigaan Plosodoyong lalu menuju tempat dimana puncak acara disentralkan. Iring-iringan kirab gunungan dan budaya dipimpin langsung Lurah desa Ngalang Kaderi didampingi para sesepuh desa. Di belakangnya diikuti gunungan, kesenian, dan kelompok masyarakat dari 14 dusun. Masing masing Gunungan tersebut berisi hasil bumi.
Setelah dibacakan doa, gunungan diperebutkan oleh ribuan masyarakat yang sejak pagi telah menunggu. (Jkn)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…