“Semoga Gedangsari benar-benar terlepas dari bencana kekeringan yang hampir terjadi di setiap tahun,” ucapnya.
Pada kunjungannya, Martono Imam Santosa juga menyampaikan bantuan senilai 15 juta rupiah, dari donatur atasnama Mustika untuk keperluan pembelian pipa.
“Warga kemudian memasang paralon agar mudah mengambil air. Sementara sisa air pembuangan ditampung ke sungai, dialirkan ke lahan pertanian,” terangnya.
Martono berharap, kedepan 7 desa di Kecamatan Gedangsari masing- masing mempunyai sumber mata air. Sehingga Gedangsari yang semula tandus menjadi wilayah yang ijo royo-royo.
“Syukur-syukur kedepan Gedangsari mampu menjadi pemasok air bersih untuk wilayah lain, di saat kemarau atau kekeringan,” harapnya. (red)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…