“Semoga Gedangsari benar-benar terlepas dari bencana kekeringan yang hampir terjadi di setiap tahun,” ucapnya.
Pada kunjungannya, Martono Imam Santosa juga menyampaikan bantuan senilai 15 juta rupiah, dari donatur atasnama Mustika untuk keperluan pembelian pipa.
“Warga kemudian memasang paralon agar mudah mengambil air. Sementara sisa air pembuangan ditampung ke sungai, dialirkan ke lahan pertanian,” terangnya.
Martono berharap, kedepan 7 desa di Kecamatan Gedangsari masing- masing mempunyai sumber mata air. Sehingga Gedangsari yang semula tandus menjadi wilayah yang ijo royo-royo.
“Syukur-syukur kedepan Gedangsari mampu menjadi pemasok air bersih untuk wilayah lain, di saat kemarau atau kekeringan,” harapnya. (red)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…