GUNUNGKIDUL-KAMIS PON |Bergabungnya Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, di Partai Gerindra disambut gembira oleh seluruh anggota maupun pengurus partai berlambang Kepala Burung Garuda, Rabu (26/11).
Meski sejumlah pihak terkejut atas manuver politik Joko Parwoto, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Gunungkidul, Purwanto berharap, Pemilu yang akan datang Partai Gerindra Gunungkidul menang.
“Ee.. yang pertama saya ucapan terimakasih yang sebesar besarnya, kepada Pak wakil Bupati Gunungkidul yang sudah berkenan, sudah memilih pilihannya masuk ke Partai Gerindra,” kata Purwanto, Kamis (27/11) pagi.
Selain itu, demikian dikatakan Purwanto, Pilkada mendatang, Gerinda Gunungkidul berharap besar memiliki bupati dan wakil bupati.
“Besar harapan, dengan masuknya Pak Wakil Bupati Gunungkidul menjadi kader Gerindra, Gerindra Gunungkidul semakin baik, semakin kuat, semakin hebat, sehingga Pemilu 2029 atau Pemilu 2031, karena kita belum tahu pemilunya kapan, Gunungkidul Partai Gerindra menang, juara satu, kemudian Gunungkidul, Gerindra punya bupati dan wakil bupati,” terangnya.
Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto menyebut, Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto telah resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA), di Kantor DPD Gerindra DIY, Rabu (26/11) lalu.
Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto mengatakan, sebelum resmi menerima KTA Partai Gerindra, ia telah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Poro-poro sudah saya sowani, termasuk ketua DPC PKB Kabupaten Gunungkidul, Pak Sutiyo, dan beberapa tokoh lain yang saya anggap perlu saya sudah matur,” kata Joko.
Keputusan bergabung dengan Partai Gerindra, Joko menjelaskan, merupakan Langkah yang telah dipertimbangkan secara matang, demi Kabupaten Gunungkidul semakin maju.
“Keputusan saya untuk bergabung dengan Partai Gerindra merupakan pilihan yang saya ambil dengan penuh pertimbangan, semata-mata untuk memperjuangkan pembangunan Kabupaten Gunungkidul agar semakin maju dan sejahtera,” jelasnya.
Perbedaan, Joko berujar, bukanlah alasan untuk saling menjauh, tetapi justru menjadi kekuatan untuk mencari solusi terbaik.
“Saya sangat menghargai setiap pandangan, masukan, dan kritik yang diberikan, karena demokrasi dibangun dari keterbukaan, dialog yang baik, serta saling menghormati,” tambahnya.
Selain itu, Joko meminta dukungan serta doa, sehingga langkah politik yang diambil, mendapat kemudahan dan keberkahan demi kemajuan masyarakat Kabupaten Gunungkidul.
“Mugi Gusti Allah paring ridho lan kemudahan, lan mugi perjuangan kita tansah dipun tuntun ing dalan ingkang sae. Maturnuwun sanget atas doa dan dukungan panjenengan sedaya,” pungkasnya.
Penulis: Akbar. Nhs
Editor: HDJ
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…