PERISTIWA

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul akan Klarifikasi Bupati Sunaryanta Soal Pelurusan Sejarah

WONOSARI-RABU PAHING | Heri Nugroho, S.Sn. Wakil Ketua DPRD Gunungkidul menengarai, Bupati Sunaryanta bisa terjebak dalam urusan sejarah lahirnya Kabupaten Gunungkidul, kemudian melupakan visi misi yang diusung di dalam RPJMD 2021-2026.

Heri Nugroho tidak menolak bahwa Hari jadi Gunungkidul yang diakui adalah 1831. Ini artinya Gunungkidul berdiri setahun setelah Perang Diponegoro berakhir 1825-1830.

Pada masa Perang Diponegoro, peran Gunungkidul seperti apa, atau bahkan jauh sebelum itu merupakan kunci pembedah lahirnya Bumi Handayani.

Secara akal sehat, selama 5 tahun Perang Diponegoro, mustahil Gunungkidul itu berupa tanah kosong gung liwang-liwung.

“Ya, kita butuh bukti-bukti kuat yang mestinya saling menguatkan. Bicara Gunungkidul, saya berpikir keras karena jauh sebelum Gunungkidul ada, saya berpendapat sudah ada sekelompok masyarakat yang hidup dan saling berinteraksi. Berbicara Gunungkidul oleh sebab itu harus dipetakan dulu. Mau dimulai dari mana,” ujar Heri Nugroho, di Gedung Dewan, 26-5-2021.

Menurutnya, jauh sebelum berperang melawan penjajah Belanda atau Portugis, Gunungkidul itu sudah ada.

Dia mengaku pernah mendengar ada Kadipaten Sumingkar, bahkan ada sejarah hari jadi beberapa desa yang usianya jauh lebih tua dari hari lahir Gunungkidul.

“Sabar sebentar. Saya tidak mau grusah-grusuh, dan saya tetap konsentrasi bahwa Sunaryanta harus melaksanakan visi misi dan tidak terjebak oleh sejarah hari lahir Gunungkidul,” tegas Heri Nugroho.

Saat Gunungkidul diklaim ada kaitannya dengan sejumlah pelarian dari Kerajaan Majapahit, kemudian menggerakkan pikiran Bupati Sunaryanta memberi perintah kepada Kundha Kabudayan untuk melakukan pelurusan sejarah, Heri Nugroho bilang perlu ada klarifikasi.

“Saya kok perlu ketemu Bupati Sunaryanta terkait dengan statmen itu,’ pungkas anggota DPRD 4 periode itu. (Bambang Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

4 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

4 hari ago