WONOSARI-RABU WAGE | Meski telah kelar dalam proses pelaksanaan dan sertifikat telah dibagikan beberapa waktu lalu, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 di Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul meninggalkan sejumlah persoalan, diantaranya tidak adanya kwitansi biaya yang diberikan oleh pihak Pemerintah Kalurahan kepada masyarakat pendaftar.
Hal tersebut dikeluhkan oleh beberapa warga Kalurahan Pulutan yang ikut mendaftar program PTSL 2020.
Selain itu, beberapa warga juga mengaku, biaya yang dikeluarkan untuk mengurus sertifikat melalui program PTSL lebih dari 150 ribu rupiah.
“Saya ikut program tersebut. Untuk biaya ada yang ditarik Rp. 150.000,- tetapi juga ada yang ditarik Rp. 350.000,-. Hanya heran saya dalam pembayaran tersebut masing-masing warga yang ikut program tidak diberi kwitansi bukti pembayaran. Karena kami hanya masyarakat kecil ya adanya hanya manut,” ungkap salah satu warga, Senin, (08/02/2021).
Menanggapi hal tersebut, Lurah Kalurahan Pulutan, Rusmiyanto, S.IP saat dikonfirmasi awak media di kediamannya Padukuhan Ngaliyan, Kalurahan Pulutan memberikan penjelasan, bahwa program PTSL di Kalurahan Pulutan sudah sesuai aturan yang berlaku.
“Sesuai peraturan di Kalurahan Pulutan untuk biaya PTSL dikelola secara transparan oleh TPK untuk penunjang kegiatan PTSL,” jelas Rusmiyanto, Minggu, (14/02/2021) sore.
Lebih lanjut Rusmiyanto menerangkan, melalui musyawarah bersama BPN Kabupaten Gunungkidul, Penewu Wonosari serta PPAT mengenai proses kerja PTSL, masyarakat Pulutan telah diberikan sosialisasi adanya tambahan biaya adalah untuk tanah yang ada akta jual belinya serta tergantung luasan tanahnya.
Namun demikian, Lurah Pulutan Rusmiyanto ketika disinggung terkait pembayaran biaya PTSL tanpa kwitansi, pihaknya tidak memberikan tanggapan. (Karyanto)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…