OPINI

WARUNG KUCING TAK MATI DILINDAS RESTO

MENJELANG ulang tahun Kabupaten Gunungkidul ke 190, 27 Mei tahun 2021, saya bertemu teman lama di sebuah angkringan kuliner kategori murahnya luar biasa. Kami makan kenyang cukup bayar Rp 15 ribu.

Duit segitu, masuk ke resto moderen seperti He Ha Skay View, Manglung atau ke De Mangol, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, pasti cuma dapat kopi setengah gelas.

Mengapa ini saya ceritakan kepada Anda, karena saya anggap ini penting. Setidaknya Anda akan tahu bahwa di Gunungkidul ada ketimpangan sosial di bidang kuliner pada saat Pemerintah mengembangkan pariwisata sejak tahun 2010.

Angkringan nasi kucing itu merupakan prototipe perekonomian rakyat, yang menunya sangat sederhana termasuk harganya. Ini cocok untuk mangkal tukang ojek, pencari rumput dan rakyat kecil yang pendapatannya di bawah UMR.

Menu Resto He Ha Skay View, Manglung, dan De Mangol berbeda jauh. Di sana banyak diminati orang-orang hebat di antara tanda kutip, yang gemar membelanjakan uangnya untuk keperluan bersenang-senang. Di angkringan sega kucing makan untuk mengisi perut guna menyambung hidup.

Restoran moderen meski tidak semua memenuhi syarat perijinan, oleh pemerintah didukung penuh, sementara belum ada cerita angkringan sega kucing dihargai sebagai usaha dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Apakah Anda memiliki data akurat, di Gunungkidul ada berapa puluh ribu tenda angkringan nasi kucing?

Jumlah mereka cukup penting untuk diketahui guna menentukan arah kebijakan Pemerintah setempat dalam menggerakkan perekonomian rakyat.

Kita lihat saja, seperti apa komitmen Bupati Sunaryanta terhadap Warung Sega Kucing, yang secara faktual adalah berfungsi sebagai penyangga ekonomi rakyat kecil. (Bambang Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

17 jam ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago