Categories: BUDAYA

Wayang Beber Dikagumi, Tetapi Tidak Digemari

KARANGMOJO, SELASA WAGE – Wayang Beber (WB) secara kultural diklaim sebagai warisan budaya. Kisah percintaan Panji Asmorobangun dan Galuh Condrokirono menjadi tema sentral dalam pagelaran WB. Sebagai benda budaya WB dikagumi, tetapi tidak digemari.

Wisatawan mancanegara, peneliti, serta mahasiswa dalam negeri banyak kagum terhadap WB, yang tersimpan rapi di padukuhan Gelaran, Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

“Peneliti berkebangsaan Jepang, Sakamoto berminat menelusuri tahun pembutan WB,” ujar Wisto (48) pewaris WB keturunan ke 16, (7/8).

Rubiyem (85) ibu Wisto, diketahui merupakan keturunan ke-15 pemelihara benda budaya WB. Melalui Wisto dia bercerita, WB banyak ditulis, tetapi tidak banyak dipedulikan.

“Proposal berulangkali kami ajukan, tetapi sampai saat ini tidak ada yang netes satupun,” kata Wisto.

Wisto meyatakan tidak tahu, mengapa pemerintah (Dinas Kebudayaan Gunungkdul) seperti tidak tertarik pada WB.

Menurut Wisto, WB dimainkan dengan cara menggelar gulungan wayang, berikutnya sang dalang membaca narasi cerita.

Di sinilah keunikan WB. Tetapi patut disayangkan, hanya sedikit masyarakat yang tertarik menanggap WB. Berbeda jauh dengan wayang kulit yang mengangkat ephos Ramayana atau Mahabarata.

Wisto menyatakan, WB yang dimiliki secara turun temurun, terdiri dri 4 gulung.

Gulungan pertama, berisi kisah cinta Panji Asmoro Bangun dengan Dewi Sekartaji Putri Jenggolo.

Gulungan kedua, dianggap sakral bernama Kyai Remeng Mangunjoyo.

WB gulungan ketiga berupa penggalan cerita Joko Tarub.

Gulungan keempat tidak diketahui ceritanya. Dari pewaris pertama tidak boleh dibuka, karena alasan biaya

Cerita ringkas bagaimana di Gunungkidul ada WB, pada masa pemerintahan Paku Buwana II, Kartasura terjadi geger pecinan.

Punggawa kraton berusaha menyelamatkan sejumlah pusaka, termasuk membawa WB ke Gunungkidul. Sebagian WB lain dibawa ke Desa Karangtun, Kabupaten Pacitan. (Jk/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago