Camat Gedangsari Menggandeng 7 BUMN Dalam Wakaf Mata Air untuk Menggantikan Air Mata

1812

GEDANGSARI – Jumat Pon | Kekeringan masih jadi masalah besar bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Di Padukuhan Mongkrong, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari misalnya, selama musim kemarau kebutuhan air masyarakat masih sangat mendesak.

Bertolak dari kondisi tersebut,  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencoba hadir untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih bersama pemerintah Kecamatan Gedangsari.

VIDEO TERKAIT :

Sedikitnya 7 BUMN hadir dengan program pembangunan wakaf sumur bor, saluran air bersih dan Saluran Rumah (SR) untuk meredam dampak kekeringan.

Camat Gedangsari, Martono Iman Santoso menyampaikan, dalam kondisi musim kemarau panjang seperti saat ini, Ia akan terus menyemangati masyarakat agar bisa bahu membahu, melepaskan diri dari bencana kekeringan yang tiap tahun menghantui.

“Dengan hadirnya para donatur dengan berbagai bantuan dan inovasi semoga menjadikan Gedangsari melimpah air, sehingga kedepan Gedangsari semakin makmur ijo royo-royo,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan wakaf sumur bor ini, kedepan Gedangsari tidak lagi bergantung pada donatur bansos air bersih.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.