Di Tengah Merebaknya Corona, Hari Pertama UNBK di Gunungkidul Berjalan Lancar

1629

WONOSARI-SENIN LEGI |  Sebanyak 5.008 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (16/03/2020).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2020 ini, Institusi Pendidikan Republik Indonesia tengah melakukan antisipasi merebaknya Covid-19 atau virus corona.

Kepala Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul Sangkin mengatakan, pelaksanaan ini sesuai dengan Pos Ujian Nasional tahun 2019/2020, lantaran adanya virus corona para siswa-siswi diimbau untuk lebih melakukan proteksi diri.

“Sementara ini sekolah baru menyediakan cuci tangan, anak-anak juga kami himbau jaga kesehatan, dan yang paling penting semua tidak usah panik, berdoa dan berusaha,” ucap Sangkin di sela-sela monitoring UNBK.

Dikatakan lebih lanjut, sebanyak 48 SMA/SMK di Kabupaten Gunungkidul memiliki sejumlah kendala, sehingga protokol pendidikan yang berkaitan dengan pencegahan corona belum bisa dimaksimalkan sebelum UNBK berlangsung.

“Pada prinsipnya semua siap dan siaga UNBK, juga jalan pencegahan penularan virus corona sudah dilakukan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Ahmad Darmadi mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK saat ini mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan baik. Pihaknya juga telah menerapkan protokol UNBK pencegahan penularan virus corona.

“Siswa juga meminimalisir kontak fisik, sekolah juga menyiapkan sarana untuk cuci angan dan melakukan edukasi sebelum masuk ruangan,” jelasnya.

Sebelum berlangsungnya UNBK, pihak sekolah pun telah memastikan perangkat komputer steril. Petugas sekolah juga telah menyemprotkan cairan disinfektan pada keyboard, meja maupun tempat duduk masing-masing siswa. (hr)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.