WONOSARI-JUM’AT WAGE | Libur panjang pada akhir Oktober membuat kunjungan wisatawan melonjak signifikan. Antisipasi hal itu, Operasi Yustisi pun kian digiatkan demi menjamin kepatuhan protokol kesehatan.
PLT Kepala Satpol-PP Kabupaten Gunungkidul Hery Sukaswadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol-PP DIY untuk Operasi Yustisi pada libur panjang tahun ini.
“Satpol-PP DIY menerjunkan 99 personel. Mereka menambah kekuatan tim gabungan Satpol-PP Gunungkidul yang sudah terbentuk sejak September lalu, untuk pelaksanaan Operasi Yustisi,” kata Hery Jumat, (30/10/2020) siang.
Menurut Hery, Pemantauan khususnya dilakukan di berbagai destinasi wisata yang sudah kembali beroperasi.
Selama dua hari yakni hingga Kamis, (29/10/2020), kondisi sejumlah destinasi wisata masih tertib terkendali.
Meski masih terkendali, Hery memastikan sosialisasi terkait protokol kesehatan akan semakin diperkuat selama libur panjang.
“Kegiatan ini juga didukung personel SAR Satlinmas yang ada di kawasan pantai selatan,” ucapnya.Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan, bahwa pihaknya meminta dukungan personel tambahan untuk pengawasan protokol kesehatan..
“Personel keseluruhan mencapai sekitar 150 orang, berasal dari berbagai instansi seperti TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, Puskesmas, SAR, Satpol-PP, serta Dispar,”ungkapnya.
Terpisah Bupati Gunungkidul Badingah memastikan, bahwa persiapan dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung sudah dilakukan. Salah satunya dengan mengaktifkan Gugus Tugas serta Tim Gabungan untuk Operasi Yustisi.
Ia menjamin pihaknya akan terus berupaya mengawasi kepatuhan protokol kesehatan selama libur panjang.
“Apalagi saat ini masih situasi pandemi Covid-19 dan banyak pengunjung yang datang dari luar daerah. Intinya saya tidak ingin ada kluster baru dari sektor pariwisata Gunungkidul,” kata Badingah saat ditemui beberapa waktu lalu. (Hery)






