Menanam Empon-Empon Bersama Mahasiswa

1591

GEDANGSARI-MINGGU KLIWON | Warga Padukuhan Manggung, Desa Ngalang, Kapanewon Gedangsari Kabupaten Gunungkidul bergotong royong difasilitasi Kelompok 1 KKN Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta mengembangkan apotek hidup.

Mereka menanam jahe emprit, jahe merah kencur, lengkuas, serai merah, kunyit, serta temu lawak.

“Kami memanfaatkan lahan yang kosong, “ jelas Tukiran (60) warga RT 1 didampingi Kelompok KKN UP45, Minggu 22-8-2021.

“Hasil budidaya tanaman tersebut untuk kebutuhan anggota kelompok. Karena ketika Pandemi Covid seperti ini warga membutuhkan minuman rempah- rempah untuk menjaga kesehatan,” imbuh Tukiran.

Umi Erawati (45) warga RT 4 menimpali jika hasil budidaya apotek hidup berlebih ada warga yang sanggup menjual ke pasar. Paling tidak ini bisa untuk tambahan penghasilan keluarga.

“Kami berharap bersama KKN UP45 apotek hiduk dapat berkembang optimal, “ kata Umi Erawati.

Sementara Adzi Yusuf (20) Ketua Kelompok 1 KKN UP45 saat melakukan pemetaan kebun apotek hidup mengatakan bahwa sasaran program KKN UP45 salah satunya terkait dengan tanggap pandemi Covid-19.

Apotik hidup dipilih untuk dikembangkan bersama warga karena sangat strategis. Tanaman rempah-rempah ini sangat dibutuhkan setiap orang untuk menjaga kondisi kesehatan.

“Warga Manggung sebenarnya kaya potensi tanaman rempah-rempah. Mereka juga memiliki lahan memadai dengan kondisi cuaca yang mendukung,” ujar Yusuf. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.