WONOSARI-KAMIS KLIWON | Hadirnya Taman Budaya di Bumi Handayani benar-benar menjadi kebanggaan warga. Mantan Sekda Gunungkidul sampai tergiur ingin nunut ngeyup di emper TBG.
“Saya ada keinginan membaca puisi di Gedung Budaya. Kalau dikunci, baca di teras halaman juga gak apa,” kata Budi Martono curhat ke media, 30-12-2021.
Kecintaan Budi Martono pada bentang karst ditulis dalam puisi berjudul:
CEDAK WATU ADOH RATU
……..
Ada sebuah memory..
Yang tersembunyi dalam hidup ini..
Dan..
Biarkan..
Kami masih peduli dengan Alam
yang di anugerahkan pada kami..
Bersama dengan Alam Mu.
Kami hidup dan mati nanti
Dan..
Akan kami muliakan Warisan Bhumi ini di Tanah Kami..
Karena kami tinggal di relung relung Kawasan Karst Handayani..
Hari ini..
Kami masih meronta
Air mata mengalir meraba
Pada sebuah hati yang sayu dan haru
Namun..
Niat itu takkan pernah surut dan luntur..
…….
cak budi
Telaga 3 – Goa NGINGRONG April 2021
Heri Nugroho, politisi Golkar yang wakil Ketua DPRD Gunungkidul menyatakan bersedia menjadi fasilitator jika memang ada komunitas pembaca puisi.
“Nek ada niatan, tak bantu komunikasikan,” kata Heri Nugroho. (Bambang Wahyu)






