Hutang Indonesia Membengkak, Jokowi Bebas Melenggang

1297

PRESIDEN Partai Keadilan Sosial, Ahmad Syaikhu mengaku menerima data per September 2021, angka hutang Indonesia telah mencapai Rp 6.711 triliun.

Dia mengutip pendapat para ahli ekonomi, bahwa Pemerintah Joko Widodo akan mewariskan utang hingga mencapai angka Rp10.000 triliun di akhir masa pemerintahannya.

Siapa pun yang terpilih menjadi presiden pada 2024, akan berat menanggung hutang negara.

“Artinya, dalam 10 tahun pemerintahan Joko Widodo akan mewariskan tambahan utang negara lebih dari Rp 7 ribu triliun. Siapa pun Pemimpin yang akan terpilih nanti di 2024, maka akan mewarisi beban utang yang begitu besar,” kata Syaikhu dalam pidato kebangsaan di Gedung DPP PKS, Jakarta, seperti dilansir Kompas Tv, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, Badan Pengawas Keuangan (BPK) memperingatkan berulang kali, bahwa kondisi utang negara sangat rentan karena melampaui seluruh standar yang ditetapkan lembaga-lembaga keuangan internasional.

Mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu menilai masalah utang negara bukan hanya soal kesinambungan dan kesehatan fiskal, tetapi juga tentang keadilan antar generasi.

Wacana Jokowi Presiden tiga periode surut. Rupanya mulai sadar, bahwa resiko besar akan dihadapi. Dengan kata lain Jokowi emoh bertanggungjawab terhadap hutang negara. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.