Pemilu 2019, Gunungkidul Paling Rawan Setelah Sleman

1259

WONOSARI, SABTU WAGE – Peta kerawanan Pemilu 2019, Gunungkidul cukup tinggi, berada peringkat kedua, paling rawan setelah Kabupaten Sleman.

Ahmadi Ruslan Hani, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gunungkidul mengungkapkan hal itu dalam deklarasi pemilu damai di Bangsal Sewoko Projo, Jumat (09/11).

DIY, memiliki tingkat kerawanan 52 persen, berada di urutan 2 se Indonesia. Gunungkidul peringkat ke 2 setelah Sleman.

Secara teknis, kata Hani, beberapa tahapan Pemilu 2019 telah terselesaikan. Saat ini telah memasuki tahapan kampanye. Di sini rawan konflik. Sengketa pemilu kemungkinan terjadi antar tim pemenangan. Kerawanan di tahapan ini hampir setara dengan saat pencoblosan.

Deklarasi damai, demikian Hani berharap, tidak hanya diucapkan namun perlu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Jangan menggunakan isu SARA, money politik, maupun menyebarkan hoax. Hal itu memicu polemik,” pintanya.

Disinggung mengenai pelanggaran, sampai saat ini KPUD maupun Bawaslu belum menerima laporan dari masyarakat.

Belasan partai serta tim sukses calon presiden mengikrarkan deklarasi pemilu damai. Perwakilan dari masing-masing partai menandatangani nota kesepakatan yang telah disediakan. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.