TEPUS, Jumat Pon – Pamin Mitro Rejo (70) warga Padukuhan Ngande-ande 01/12, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus bunuh diri dengan cara Gantung Diri (Gandir) di pohon nangka samping rumahnya, Kamis, (21/02) pukul 15.30 WIB. Perbuatan nekat Pamin, diduga frustasi dengan sakit glukoma (tidak bisa melihat) yang ia derita sejak lama.
Baca juga:
Lelaki Tua, Meninggal Mendadak Saat Berladang
Kapolsek Tepus AKP. Mustaqim menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Sunasa (43) warga Padukuhan Ngelo I, 03/05 Desa Purwodadi.
Saat melintas disamping rumah korban, Sunasa curiga, seperti melihat sosok tubuh sedang mengantung. Untuk memastikan apa yang dilihatnya, Sunasa mencari warga sekitar dan bertemu Suliyo (44) warga setempat.
“Setelah keduanya melihat dari dekat, ternyata benar sosok tubuh mengantung dipohon nangka itu jasad Pamin Mitro Rejo,” jelas Mustaqim, Jumat, (22/02) pagi.
Baca juga:
KDRT, Warga Sleman Dipulangkan Ke Rumah Orang Tua
Lebih lanjut Mustaqim menyampaikan, setelah pihak Polsek Tepus mendapat laporan warga, bersama tim medis Puskesmas segera melakukan pemeriksaan dan penurunan jasad korban.
“Hasil pemeriksaan tinggi badan korban 170 cm, pake celana kolor pendek warna hitam, kaos warna biru, terdapat luka bekas jeratan tali di leher, mata tertutup, lidah menjulur. Korban murni bunuh diri,” ungkap Kapolsek Tepus.
Baca juga:
Rumah Janda Nyaris Roboh, Bantuan Pemkot Tak Kunjung Turun
Mustaqim menambahkan, setelah selesai pemeriksaan tim medis dengan didampingi Anggota Polsek Tepus, jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.






