PATUK-MINGGU LEGI | Warga di Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul masih mengeluhkan buruknya pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Bahkan sejumlah keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan di Puskesmas Patuk II, kini viral dan sedang menjadi perbincangan di media sosial, Minggu (31/12/2023).
Sebuah akun Facebook mengunggah “Ngene lur.. Aku arep takon jane ambulan puskesmas ki gur go wangun2 po piye to lurr… Kene darurat butuh ambulan kok jare raiso kudu kon ng RS gede siki njalok laporan.. Gek pasien getihe mancur2 bukane di tangani sek malah gur do di delok kon gwo ng RS gede sedangkan ambulane raiso. Kepiye lurr menurutmu?? Nak aku sek kleru yo do bulynen… ( kui ceritaku wingi lurr),” tulisnya.
Unggahan dari Marwa Apm tersebut spontan memicu komentar pedas dari para warga net. Tak hanya itu, beberapa komentar tentang kurangnya keramahan Petugas Puskesmas juga dikeluhkan.
“Gek petugase liyane Daryono karo pakde Wondo ora eneng sek murah senyum, liyane ngemut isi salak,” komentar salah satu netizen.
Selain itu, keberadaan ambulance di Puskesmas Patuk II tersebut juga menuai kritik pedas. Beberapa warga net mengaku belum mengetahui secara pasti prosesur penggunaan Ambulance tersebut.
Sementara pada kolom komentar akun Facebook Marwa Apm, sejumlah komentar miring tentang keberadaan ambulance datang silih berganti, antara lain datang dari Andri Wiyanto.
“Ambulan kwi gur dinggo ngawasi wong jalan sehat,wong gerak jalan ngono2 kae paling,” tulisnya.
Komentar pedas tentang keberadaan Ambulance di Puskesmas Patuk II juga datang dari Hendrix Ragiel.
“Marwa Apm kandani nk go bantu rakyate ki ndak rusak nek go wira wiri kan ketok le gleling,” tulisnya.
Menurut beberapa unggahan pada kolom komentar, mereka berencana akan segera menanyakan prosedur penggunaan Ambulance tersebut kepada pihak Puskesmas Patuk II.
(A Yuliantoro)













