GUNUNGKIDUL, (Kamis Kliwon)-Lima hari terakhir, gelombang tinggi menerjang seluruh pantai selatan Yogyakarta, tak terkecuali di Gunungkidul. Akibatnya beberapa fasilitas di pesisir pantai mengalami kerusakan pada Kamis, (19/07).
Surisdiyanto, Sekretaris Satlinmas Wilayah Operasi II Pantai Baron menyampaikan, terjangan gelombang tinggi membuat puluhan gazebo di beberapa pantai di Gunungkidul mengalami kerusakan bahkan ada yang hilang terseret arus.
“Beberapa lapak dan rumah makan juga mengalami kerusakan,” kata Suris.
Selama lima hari terakhir ini, Suris mengisahkan, puncak kenaikan gelombang terjadi kemarin Rabu, (18/07). Puncak ketinggian gelombang mencapai 27,5 fit atau 8 meter. Akibat kejadian tersebut, aktifitas di pantai baik para nelayan, dan kegiatan olahraga pantai sementara dihentikan.
Suris melaporkan, beberapa fasilitas pantai yang mengalami kerusakan yakni di Pantai Somandeng, Ngasem, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Di sana terdapat 15 gazebo rusak.
Pantai Drini, Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari total ada 5 kapal nelayan rusak, 1 gazebo hilang terbawa arus, 3 gazebo rusak, 1 lapak penjual pakian roboh, 1 sak jaring ikan 20 set milik nelayan hilang terbawa arus.
Di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Kecamatan Tepus juga ada 2 gazebo roboh, 3 lapak rusak dan 4 warung makan mengalami tembok jebol.
Pantai Sepanjang, di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, ada 2 gazebo rusak.
“Ini data sementara yang kita update pagi ini, semoga tidak ada kerusakan yang lebih banyak,” ujar Suris. (wp/ig)













