Waspadai Peningkatan Curah Hujan Akhir Oktober 2018

1203

JAKARTA, SENIN PAHING – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Dalam siaran pers, Deputi Bidang Meteorologi, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. menyampaikan, peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat. Hal ini disebabkan adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera. Hal ini menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut.

Konsentrasi massa udara ini mengakibatkan kondisi udara relatif lebih lembab mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari ke depan.

Dia menjelaskan, aktivitas sirkulasi ini akan menurun dan digantikan dengan konvergensi/ area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan bagian utara. Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan. Sebaliknya, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua potensi hujan diprakirakan masih cukup minim. Hal tersebut disebabkan oleh dominasi massa udara kering yang terpantau masih terdapat di wilayah tersebut dan pola angin yang cenderung terberai sehingga menghambat pertumbuhan awan-awan hujan.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 26 – 28 Oktober 2018, antara lain:

– Aceh

– Sumatera Utara

– Sumatera Barat

– Bengkulu

– Riau

– Sumatera Selatan

– Bangka Belitung

– Banten

– DKI Jakarta

– Jawa Barat

– Jawa Tengah

– Kalimantan Tengah

– Kalimantan Barat

– Kalimantan Utara

– Sulawesi Tengah

 

Sedangkan Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 29 – 31 Oktober 2018, antara lain:

– Aceh

– Sumatera Utara

– Sumatera Barat

– Bengkulu

– Sumatera Selatan

– Bangka Belitung

– Jambi

– Riau

– Kep. Riau

– Banten

– DKI Jakarta

– Jawa Barat

– Jawa Tengah

– Jawa Timur

– Kalimantan Tengah

– Kalimantan Barat

– Kalimantan Utara

– Sulawesi Tengah

– Sulawesi Barat

– Gorontalo

– Papua

 

Untuk potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Banten, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Samudera Hindia Barat Enggano – Banten, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Perairan utara Kep.Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat.

Lebih lanjut, Mulyono mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui:

– call center 021-6546315/18;

– http://bmkg.go.id

– follow Twitter @infobmkg;

– atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

 

(Agung)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.