Kantor Kecamatan Nglipar Bakal Diruwat Ki Cermo Hadi Sutrisno

2408

NGLIPAR, RABU PAHING – Kantor Kecamatan Nglipar berdiri di atas tanah bekas pasar. Sejumlah tokoh menyarankan, bangunan tersebut perlu diruwat. Kepindahan kantor kecamatan berkenaan dengan gempa bumi 27 Mei 2006. Ruwatan adalah doa mohon keselamatan.

Drs Witanto, Camat Nglipar mengaku bertugas di Nglipar awal 2017. Selama 1 tahun lebih menjabat Camat Nglipar ada masukan dari beberapa tokoh, agar kantor kecamatan diruwat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Beberapa tokoh menceritakan Gedung Kantor Kecamatan Nglipar menempati tanah bekas pasar Nglipar.

Sesuai tradisi jawa, papar Witanto, kalau mau menempati rumah baru harus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Doa yang acap diejawantahkan dalam bentuk syukuran dalam tradisi Jawa disebut ruwatan. Dalam waktu dekat (17/08) kantor kecamatan akan diruwat. Harapan utama, segenap pegawai kecamatan memperoleh lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dalam cakupan luas, ruwatan yang didukung semua kepala desa, berimbas positif, warga merasa aman, nyaman, tentram.

Dalang yang diminta melakukan ruwatan, Witanto menunjuk Ki Cermo Hadi Sutrisno dari Padukuhan Perebutan, Desa Pilangrejo. (Joko/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.