Deputi SDM Kemenkop & UKM Tingkatkan Kapasitas PPKL dan Pendamping Koperasi di Sumut

1165

MEDAN, Senin Legi – Kemenkop dan UKM melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan Pelatihan dan Peningkatan Pemahaman Perkoperasian bagi Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) dan Pendamping perkopesian yang diadakan pada Senin (14/8)  di Kota Medan-Sumatera Utara.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Drs. Mohammad Zain, Msi yang dihadiri sebanyak 90 orang peserta pelatihan yang terdiri dari 30 orang Pendamping dan 60 orang PPKL, perwakilan dari 12 kota/kabupaten yang ada di Sumatera Utara.

Turut dalam pelatihan ini, selain narasumber dan instruktur, terlihat pejabat Kemenkop dan UKM yang turun langsung dalam kegiatan ini dua asisten deputi, yakni Asisten Deputi Bidang Pengembangan Peran Serta Masyarakat,  Hariyanto, S.Sos, MM dan Asisten Deputi Penyuluhan, Endang Retno. Dalam sambutannya, Hariyanto, S.sos, MM menyampaikan motivasi.

“PPKL dan Pendamping merupakan ujung tombak bagi terciptanya koperasi yang sehat”, ujarnya dengan penuh semangat.

Melalui pelatihan ini, pihaknya selaku aparatur negara yang mempunyai tugas atas pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah bertekad untuk meningkatkan kualitas PPKL dan pendamping sebagai upaya mewujudkan perkembangan Koperasi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas yang profesional, mampu bersaing dan turut dalam pembangunan ekonomi kerakyatan sesuai dengan jati diri Koperasi, tegas Haryanto.

Begitu juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sumatera Utara, Drs. Mohammad Zain Msi, yang ditemui media ini disela-sela acara mengatakan, pentingnya motivasi yang perlu disampaikan kepada peserta pelatihan dan pandangan bahwa berkarir dalam perkoperasian itu memiliki masa depan yang cerah, jelasnya.

Dengan pelatihan seperti ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan semangat peserta untuk bisa memasyarakatkan koperasi. Strategi yang perlu diberikan kepada masyarakat adalah dengan cara sesering mungkin berdiskusi dan ditambah lagi adanya kegiatan pemahaman tentang perkoperasian.

“Dibuat acara seperti ini, peserta akan menjiwai koperasi dan akan tumbuh rasa cinta terhadap koperasi. Otomatis akan menumbuhkan semangat untuk bekerja”, ungkap Zein.

Saat ditanyai tanggapannya mengenai kegiatan ini, Zein mengatakan bahwa pelatihan yang diselenggarakan di Prov. Sumut ini sangat tepat. Hanya saja, waktu yang disediakan menurutnya masih kurang lama. kalau bisa ditambah hari pelaksanaan dengan harapan peserta akan benar-benar paham apa yang diajarkan oleh pembicara, dan jika bisa jumlah perserta pun ditambah agar terciptanya koperasi koperasi yang handal, ujarnya.

Ketika ditanya mengenai Rapat Anggota Tahunan koperasi koperasi yang ada di wilayahnya, Zein menjelaskan optimis pelaksanaan RAT koperasi di Provinsi Sumatera Utara minimal mencapai 98%,

tandasnya. Agus




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.