Mendukung Politisi dari Luar Gunungkidul, Langkah Bunuh Diri

1123

WONOSARI, Juma Wage – Kalau tidak ada perubahan jadwal, pileg didilaksanakan 17 April 2019. Politisi Gunungkidul calon petarung untuk DPRD DIY mulai bermunculan. Dari 11 jatah kursi, baru nongol sekitar 10 orang. Publik berharap, apa pun partainya petarung dari Gunungkidul harus merebut semua kursi.

“Suharno, SE, Arif Setyadi, Sutoto, Slamet, S.Pd. MM, Suparjo, Agung Nugroho, Erlia Risti, Purwanto, ST, Benyamin Sudarmadi, serta Bambang Krisnadi,” ujar pengamat, Joko Priyatmo (Jepe), (19/1).

Sejumlah nama yang disebut Jepe, kemungkinan besar memang bertekad merebut kursi DPRD DIY, demi kepentingan warga Handayani. Selama ini jatah 11, Putra asli Gunungkidul hanya berhasil merebut 6 kursi.

Jepe mengutip data KPUD, pada pileg 2014, pengumpul suara terbanyak adalah PDIP (87.533 atau 19,9%), disusul PAN (66.258 – 15%), dikuntit Golkar (55.826 atau 12,7%). Masing-masing meraih 2 kursi.

Lima kursi sisa kala itu, kata dia, diambil Gerindra, Demokrat, PKS, Nasden dan PKB. Mewakili publik Jepe berharap, jatah 11 kursi DPRD DIY harus dilibas habis.

“Tidak elok, politisi dari lain kabupaten kok mewakili Gunungkidul,” tandasnya.

Kelebihannya, lanjut Jepe, mereka banyak uang, tetapi tidak banyak tahu tentang Guungkidul. Mendukung politisi asal luar Gunungkidul dia ibaratkan dengan langkah bunuh diri. Agung Sedayu_ig




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.