Polisi Selidiki Kasus Pembobolan ATM BRI

2880

WONOSARI, SABTU KLIWON-Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Jalan KH. Agus Salim 45, Kranon, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari diketahui rusak diduga akibat dibobol, Jumat malam (26/10). Satreskrim Polres Gunungkidul hingga kini masih menyelidiki rusaknya ATM tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, mesin ATM baru saja diisi uang oleh pihak vendor. Pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti masih atau tidaknya uang di dalam mesin ATM tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya menjelaskann, sekitar pukul 13.00 WIB ATM baru dilakukan pengisian uang oleh petugas BRI.

Pada saat itu ATM masih dalam kondisi baik, dan sempat digunakan transaksi,” ujarnya, Sabtu, (27/10).

Petugas mengetahui ATM rusak sekitar pukul 17.00 WIB. Dari kecurigaan adanya kerusakan sistem, pada petang harinya, sejumlah petugas melakukan pengecekan sampai pukul 22.25 WIB. Diketahui adanya kerusakan fimedin ATM. Pihak vendor kemudian menghubungi pihak BRI.

Sabtu pagi (28/10), vendor dengan petugas BRI kembali melakukan pengecekan. Dari pengechekan bersama tersebut ditemukan kejanggalan dalam kerusakan yang terjadi, kemudian disepakati untuk melapor ke Polres Gunungkidul.

“Sejumlah anggota Satuan Reskrim Polres Gunungkidul kami terjunkan untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan data-data,” ujarnya.

Diketahui ATM rusak di bagian tempat keluarnya uang. Terkait kerugian pihaknnya belum bisa memastikan. Polisi belum dapat memastikan, apakah ada percobaan pembobolan atau nasabah kesal lantaran kartu ketelan.

“Anggota Reskrim masih pulbaket di lapangan untuk melakukan pendalaman data pada CCTV, anggota baru dapat copyan CCTC,” pungkasnya. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.