WONOSARI, Rabu Legi – Beredar informasi, bahwa huruf braille pada surat suara pilpres 2019, sebagian tidak terbaca. KPU Daerah Gunungkidul sedang berkordinasi dengan KPU RI, ihwal informasi yang tersebar di berbagai group Whatsapp.
“Surat suara paslon Capres-Cawapres No. Urut 01 huruf braille timbul, sementara untuk paslon Capres-Cawapres No. Urut 02 tidak terbaca,” demikian inti informasi yang beredar (27/03).
Ahmad Ruslan Hani, Ketua KPUD Gunungkidul saat diklarifikasi mengaku sedang berkoordinasi dengan KPU RI.
“Saya minta penjelasan ke KPU RI. Hasilya, kabar yang beredar itu 100 % bohong, ” tandas Ketua KPUD Gunungkidul.
BACA JUGA: KPU Gunungkidul Wajib Pulihkan Posisi Ngadiyono Sebagai Caleg






