WONOSARI, Minggu Legi | Pemilu Serentak 2019 didominasi pilpres. Pileg, hampir menjadi nyaris dinomorduakan. Hal itu terasa, terutama berkaitan dengan soal penghitungan suara.
Publik diperbolehkan dengan mudah masuk ke laman KPU RI. Di sana terlihat, penghitungan suara pilpres terkesan lamban, meski operator bergiliran kerja siang malam tanpa henti.
Baca juga:
Beredar Angka Perolehan Suara Dapil 1 Gunungkidul, Sementara Laman KPU RI Belum Tersedia
Saat ini, Minggu 21 April 2019, KPU berada di hari ke empat penghitungan suara pasca pencoblosan 17/04 silam.
Pada posisi pukul 00:30:03 detik, Laman KPU menyajikan kemajuan penghitungan suara sebesar 56.041 TPS, dari total 813.350 TPS yang ada.
Sebagaimana dijelaskan oleh salah satu Komisioner KPU, kemajuan entri data penghitungan suara pilpres tiap hari rata-rata 14.000 TPS.
“Angka 56.041 TPS, jika dihitung, baru mencapai 6,89015%,” demikian data yang terulis di laman KPU (21/04), dini hari.
Baca juga:
Penghitungan Suara Pilpres Baru 4,6%, Masyarakat Harus Bersabar
Pada posisi pukul 06:15:03 detik, pergerakan penghitungan suara menyelesaikan 63.484 TPS. Masih tersisa 749.866 TPS harus dikebut, harus rampung hingga awal Mei 2019.
Dengan asumsi setiap hari 14.000 TPS, proses hitung riel KPU akan memakan waktu setidaknya 58 hari.
Perolehan suara kedua Paslon Presiden dan Wakil Presiden, berada pada angka 54,69% dan 45,31% (00:30:03), bergerak turun ke posisi 54,33% dan 45,67% (06:15:03). Bambang Wahyu Widayadi













