OPINI

Abu Nawas Beda Jauh Dengan Abu Novas

WONOSARI, Minggu Legi – Dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/, Abu_Nawas Abu-Ali Al-Hasan bin Hani Al-Hakami (756-814),  dikenal sebagai Ab?-aw?satau Ab?-Nuw?s (Bahasa Arab :???????). Dia adalah seorang pujangga  Arab, lahir di kota Ahvaz  negeri Persia.  Darah Arab dan Persia mengalir di tubuhnya.

Abu Nawas dianggap sebagai salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Dia digambarkan sosok yang bijaksana sekaligus kocak. Abu Nawas juga muncul beberapa kali dalam kisah Seribu Satu Malam.

Dalam salah satu cerita Abu Nawas pernah berpura pura gila karena tidak ingin menjadi kadi (hakim) setelah mendengar wasiat ayahnya. Dia menaiki batang pisang seperti kuda kudaan.

Dia juga sering ditantang oleh raja Harun Al Rasyid maupun oleh teman temanya dengan hal yang aneh, beresiko dan bahkan tidak mungkin terjadi seperti memindahkan istana raja ke bukit, memantati raja dan lain lain.

Malikat penjaga kubur pun hendak ditipu. Dia berpesan, setelah meninggal, dia minta dikafani dengan kain lusuh. Harapannya dia lolos dari pertanyaan kubur, karena kain pembungkus tubuhnya kumal. Tujuannya supaya malaikat menyangka bahwa jasad Abu Nawas bukan jenazah baru.

Di Indonesia ada Abu Anas. Dia tidak secerdik Abu Nawas. Luput digantung di Monas, dia meringkuk di hotel prodeo, setelah divonis Hakim terbukti bersalah, melakukan bancakan uang Wisma  Atlet Hambalang.

Menyusul ada Abu Baru, Abu yang satu ini licin seperti belut. Namanya Setya Novanto. Saya pilih menamainya sebagai Abu Novas.

Dia tergolong orang cerdik namun tidak kocak, Dia ingin mengelabuhi CCTV kosmis (alam raya). Mendekam di rumah sakit mengenakan alat bantu pernafasan adalah cara mujarab untuk menghindar dari jeratan KPK.

Abu Novas tidak menyadari, bahwa CCTV kosmis terus merekam seluruh gerak-geriknya. Kelak, rekaman itu  akan terbuka secara otomatis seperti mekarnya bunga wijaya kusuma.

Sekarang, Abu Novas masih bebas tersenyum. Kelak dia akan terkaget-kaget melihat dirinya dalam keadaan telanjang bulat, sepanjang dia tidak bertobat.

 

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

 

Tulisan di atas adalah opini. Oleh sebab itu penanggungjawab isi keseluruhan bukan pada Redaksi, melainkan pada penulis.

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

4 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

4 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

4 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

4 hari ago