OPINI

ADA CINTA PADA JUTAAN UMAT YANG TERBARING

ALLAH, Tuhan Yang Maha Esa itu pemilik segalanya. Dia adalah pemilik cinta. Dan Dia mencintai umat dengan berbagai cara. Dengan memberi karunia kesehatan, pun dengan menurunkan cobaan sakit.

Nabi Ayyub, diuji tidak tangung-tanggung. Karena perbuatan setan dia sakit kulit bertahun-tahun. Utusan Allah yang satu ini tidak kecewa, apalagi marah. Dia justru menyeru Tuhannya dengan sabar, santun dan lembut.

“Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana,” ujar Nabi Ayyub alaihis salam, dengan rendah hati.

Bertolak dari hadist pendek HR Muslim, bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Jika obat itu sesuai dengan penyakitnya, maka akan sembuh dengan izin Allah Azza wajalla.

Bagi Allah Swt. tidak ada yang tidak mungkin. Doa pendek Nabi Ayyub, “Ya Tuhanku, sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang,” bergetar sampai ke Sidratul Muntaha.

Dan itu dijawab dengan Kung faya kuun,” Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.”

Dan seketika itu pula sembuhlah penyakit kulit yang menggerogoti Nabi Ayub As.

Indonesia, melalui penguasa yang diberi nikmat, berupaya membantu orang-orang lemah yang tak kuasa menanggung ongkos pengobatan.

Jutaan, bahkan milyaran, mereka terbaring di berbagai rumah sakit, termasuk yang di rumah karena terpojok soal keterbatasan fasilitas.

Secara bersama atau sendirian setiap orang bisa ikut meringankan tanggungan mereka meski hanya dengan sepanjat doa.

Tidak panjang tetapi Allah pasti mendengar karena Dia maha mendengar. Dan semoga azza wa jalla, Tuhan Yang Maha Esa meluluskan.

Melantunkan doa sebisanya, kepada semua yang terbaring tanpa pandang bulu agar diringankan dari ujian dan cobaan berat, menurut para ulama dengan berdoa untuk diri sendiri.

HR At-Tirmidzi meriwayatkan, “Sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya. Barangsiapa yang ridho (menerima cobaan itu) maka Allah akan meridhoinya. Barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.”

Sebagai sesama umat berharap, agar saudara yang sedang dikaruniai sakit itu pandai bersyukur, supaya nikmat sehat segera turun.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

4 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago