Dia berharap, jika tidak ada faktor x, dirinya bisa menjadi mitra Bulog sebagai pemasok.
Slamet berpendapat, asal Bulog berasnya tidak seperti jatah raskin, harus baru dan enak.
VIDEO TERKAIT :
“Kalau berasnya seperti raskin terancam gak pada dimasak, paling malah jual lagi,” kata Slamet.
Lebih detail, mantan anggota dewan yang saat ini menekuni bisnis percetakan ini menyatakan, masuknya Bolog ke ranah BPNT merupakan satu bukti, bahwa selama ini Bolog keahliannya hanya berjualan proyek APBN.
“Bulog gak bisa cari pasar bebas, tidak berani bertarung secara gentleman,” tandasnya.
Kabar terakhir, Bulog akan menjadi Manager Supplier, yang memiliki kekuasaan mengatur pedagang lain di ranah BPNT. Monopoli, dalam hal ini susah ditanggulangi. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…