WONOSARI – SELASA PON | Pandemi virus corona berdampak penutupan sementara seluruh tempat wisata di Kabupaten Gunungkidul. Hal ini menyebabkan ekonomi pariwisata lumpuh. Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul sangat berpotensi kehilangan pemasukan hingga ratusan miliar.
Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono, Selasa (07/05/2020) siang.
“Potensi kehilangan sekitar Rp. 100 miliar kurang lebih. Nominal tersebut berdasarkan kalkulasi dari bulan Maret hingga bulan Mei,” katanya.
Uang ratusan miliar tersebut, lebih lanjut Sukmono menambahkan, lebih banyak berasal dari belanja wisatawan.
Kini, seluruh tempat wisata di Kabupaten Gunungkidul sendiri telah ditutup sementara mulai tanggal 24 Maret lalu.
“Penutupan kawasan wisata ini demi mencegah atau memutus mata rantai penyebaran corona virus atau Covid-19,” ucapnya. (Hery)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…