GEDANGSARI, Sabtu Legi – Dafit Anggara Putra 9, warga Dusun Sumberejo Rt 05/08, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari berkelainan dalam hal asupan makanan. Bocah kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Karanganyar, Gedangsari ini dari lahir sampai sekarang tidak pernah makan nasi.
Anak Tri Wahyuni 40, dan Bambang Hari Susanto 41 ini setiap hari hanya makan roti dan susu.
“Minum susu, sehari semalam bisa satu kaleng,” ujar Triwahyuni Sabtu, 15/7/17.
Ibunya menjelaskan, kebiasaan dari bayi Dafid maunya hanya air asi, kalau diberi nasi pasti muntah.
“Jangankan makan, melihat dan mencium nasi saja mual dan muntah,” jelas Tri Wahyuni.
Termasuk makanan yang digoreng, anak ke dua atau anak bontot ini juga tidak mau, terkecuali singkong goreng. Itupun harus dimakan dengan gula pasir.
Anehnya, anak yang lahir 24 Oktober 2008 ini kondisi kesehatanya stabil, seperti anak-anak seusianya.
“Ya kalau hanya sakit batuk pilek itu biasa, tetapi kalau sakit karena faktor lain tidak,” kata Tri.
Ditanya, soal penyebab anaknya tidak doyan nasi, ibu rumahtangga ini tidak mampu menjelaskan.
Hanya waktu Dafit dalam kandungan, dia mengaku nyidam (kepIngin) ketan hitam, tetapi tidak terlaksana.
Tri berharap suatu saat Dafit bisa makan nasi seperti anak-anak pada umumnya. Karena selama anaknya hanya makan roti dan minum susu otomatis biaya hidup akan lebih tinggi.
Repoter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…