WONOSARI, Sabtu Legi – Kementrian Agama Republik Indonesia melalui Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam, mengirim pemberitahuan kepada kaum muslimin di seluruh Indonesia. Isi pemberitahuan hari Ahad 16/7/17 matahari melitas persis di atas kakbah. Peristiwa itu mengakibatkan bergesernya kiblat.
Direktur Urusan Agama Islam dan Syariah, Muhammad Tambrin dalam surat yang ditandatangani 13 Juli 2017 menyebutkan, berdasarkan data astronomi peristiwa mata hari melitasi Kakbah tejadi pada pukul 16.27 WIB/ 17.27 WITA.
“Sehubungan dengan hal itu, kaum muslimin yang akan memperbaharui arah kiblat agra menyesuaikan bayang-bayang sebuah benda,” saran Muhammad Tambrin.
Sementara itu dalam memperbaiki arah kiblat Muhammad Tambrin memberi arahan, kaum muslimin harus berpedoman pada tiga hal sebagai berikut:
Pastikan, benda yang menjadi patokan harus benar-benar tegak lurus. Perlu digunakan alat bandul atau lot.
Permukaan dasar harus benar-benar datar/ rata
Jam pengukuran harus mengacu pada BMKG, RRI atau Telkom.
Dikutip dari berbagai sumber, wilayah Indonesia dan sekitranya bergeser 1 derajat saja bisa melencengkan sekitar 100 km dari titik Kakbah.
Repoter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…