PERISTIWA

Angin Kencang, Ratusan Rumah Rusak, dua Orang Dilarikan ke RS

PALIYAN-SABTU PAHING | Angin topan kembali menerjang sebagian wilayah Gunungkidul yakni, Klurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan, Jumat 11/03/2022.

Dibenarkan Kasubag Humas Polres Gunungkidul AKP Suryanto, bahwa angin kencang yang terjadi pada sekitar pukul 15:30 WIB, menyebabkan setidaknya 167 unit rumah rusak ringan, sedang hingga parah.

“Total 167 unit rumah rasak. 67 unit rumah diantaranya di Padukuhan Karangmiri, 7 rumah di Padukuhan Mulusan, 83 rumah di Padukuhan Kenteng, 2 rumah di Padukuhan Watugilang A, serta 8 rumah di Padukuhan Lemahabang, ” ungkapnya.

Kondisi terparah, ditambahkan Suryanto, yakni RT 08 dan RT 09. Sementara itu, di Kalurahan Mulusan total terdampak ada 4 Padukuhan dan di Kalurahan Karangasem 1 Padukuhan.

“Angin kencan ini juga mengakibatkan 2 korban jiwa, saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit ” pungkasnya. (Hrs)

infogunungkidul

Recent Posts

Cuaca Yogya Hari Ini, Hujan Disertai Petir

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…

2 hari ago

Pensiunan PNS Dinas Kesehatan, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…

1 minggu ago

Pulang Sekolah, Bocah SD Tewas Mengenaskan Setelah Tersambar Muatan Mobil Pick Up

GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…

1 minggu ago

Ribuan SPPG Dilarang Beroperasi Sementara Waktu

GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…

1 minggu ago

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

1 minggu ago

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

2 minggu ago