EKONOMI

Antisipasi Lonjakan Harga, Disperindag Lakukan OPM

NGLIPAR, Selasa Kliwon-Untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari  Raya Natal dan Tahun Baru 2018, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi DIY menggelar Operasi Pasar Murah (OPM). Ratusan paket sembako dijual murah di  4 desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Hari ini, Selasa (21/11) OPM digelar di Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar. 150 paket sembako berupa minyak goreng 1 liter, bawang putih 1 kg dan telur 1 kg dijual seharga Rp. 38.000,-.

Dikatakan Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran, Disperindag DIY, Ir. Guntur Wahyu Anggoro, MM, kegiatan operasi sembako dilakukan untuk mengantisipasi para pedagang nakal yang sering menaikkan harga seenaknya sendiri saat menjelang Natal dan Tahun Baru. Desa Kedungkeris merupakan sasaran terakhir setelah melakukan OPM.

“Sebelumya di Kecamatan Semin yakni Desa Karangsari dan Rejosari dan di Kecamatan Nglipar di Desa Pengkol, terakhir Desa Kedungkeris,” jelas Guntur, Selasa, 21/11.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam tahun 2017 ada 1600 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat Gunungkidul. Harga bisa ditekan murah lantaran bersubsidi dan Disperindag bekerjasama dengan Bank Indonesia melalui dana CSR.

Oleh Disperindag DIY, OPM digelar dalam 2 tahapan. Tahap pertama pada bulan Juni 2017 pada saat menjelang Lebaran ada 800 paket yang dibagikan yang menyasar di 5 desa, dan bulan November 2017 ada 800 paket untuk 4 desa di Gunungkidul serta untuk Desa Semuluh, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Masing-masing desa mendapatkan jatah 150 paket sampai 200 paket sembako murah.

Bagi warga yang tidak kebagian kuota, disediakan paket sembako murah dengan harga standard. Untuk itu Disperindag bekerjasama dengan Perum Bulog DIY, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT. Winmar.

“Pemerintah menggandeng PT dan Perum  Bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang normal bahkan lebih murah, karena dibawah harga pasaran umum,” lanjutnya.

Ditambahkan Guntur, kegiatan ini amanah dari Kementerian Perdagangan yang menginstruksikan seluruh provinsi diminta untuk melakukan operasi pasar.

“Dengan melibatkan stakeholder pangan di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan OPM ini Kasatgas Pangan Polres Gunungkidul, AKP. Rudy Prabowo, SH, SIK yang diwakili oleh Kanit Pitsus, IPDA Prihartanto.

 

Reporter: W. Joko Narendro.

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

20 jam ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago