WONOSARI, SABTU WAGE – Pilpres 17 April 2019 makin dekat. Aparat Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta netral. Fakta di media sosial banyak ASN aktif membagikan postingan kampanye capres-cawapres. Publik mempertanyakan netralitas PNS, Bawaslu menyatakan itu indikasi keberpihakan.
“Itu idikasi tidak netral,” ujar Is Sumarsono, SH Ketua Bawaslu Gunungkidul, (5/10).
Mantan Komisoner KPUD Gunungkidul ini menyatakan, Bawaslu akan segera mengambil langkah strategis.
“Dalam waktu dekat, Bawasu akan menyampaikan surat agar Bupati menerbitkan Surat Edaran (SE) Tentang netralitas ASN/ PNS dalam Pemilu 2019,” tandasnya.
Seberapa besar kekuatan SE Bupati terkait kecenderungan ASN memihak ke salah satu paslon Capres-Cawapres, Is Sumarsono menjawab diplomatis.
“Kewenangan Bawaslu terhadap pelanggaran pemilu yang dilakukan ASN/ PNS, terbatas memberikan rekomendasi kepada instansi yang berwenang,” kelitnya.
Ditanya kemungkinan Bawaslu melakukan patroli media sosial, mencermati postingan ASN/ PNS, Is Sumarsono menjaawab simpel, “Belum ada rencana”.
Publik pun menjadi penasaran. Kalau tidak (belum ada agenda patroli), bagaimana Bawaslu menemukan pelanggaran. Sementara tugas pokok Bawaslu ada di pengawasan
“Kami mengawasi berdasarkan temuan dan laporan. Sampai saat ini belum ada temuan dan laporan,” kata Is. (Agung)
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…