BANTUL , JUMAT PON – Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan lomba karawitan tingkat Sekolah Dasar. Belasan peserta tampil di aula Parasamya (03/10). Lima SD dinilai berpenampilan baik, memperoleh penghargaan.
Lomba karawitan siswa dan guru SD dilakaksanakan guna menggali potensi sekaligus istafet budaya, khususnya ketrampilan memainkan intrumen gamelan
Salah satu wali murid SD Panggang, Bambanglipura, Bantul, Wahyu Noorvia Basundara menyatakan, lomba karawitan anak membantu pembentukan karakter siswa.
“Paling tidak, peserta didik mengenal irama serta kehalusan gending. Ini pasti mempengaruhi perkemangan jiwa murid,” ujarnya (05/10).
Pegawai honorer Kecamatan Bambanglipuro ini melihat, kegiatan lomba karawitan tingkat SD mirip dengan program Disdikpora DIY, Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), yang baru-baru ini digelar di Taman Budaya Yogyakarta.
Efek kejiwaan, menurutnya cukup besar, karena murid yang terlibat dalam kegiatan seni karawitan minim 25 siswa.
Sebagaimana diketahui, lomba seni karawitan melahirkan jawara-jawara kecil di antarnya, SD Pajangan (juara 1), SD Bali (juara 2), SD Pandak (juara 3), SD Imogiri (harapan 1), SD Sedayu (harapan 2) serta SD Sanden (harpan 3).
Lomba karawitan anak dikawal 3 dewan juri, masing-masing Tri Suhatmini R, H. Jumakir, dan Drs. Wahyudi Purnomo. (Agung)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…