Infogunungkidul, Jumat Wage – Hujan lebat mengguyur Kecamatan Ngilpar (05/10). Rumah Waliyem (78) warga Rt 08/05 Padukuhan Ngaliyan, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar rata dengan tanah. Masyarakat dibantu TNI, Polri dan Tagana bahu membahu membersihkan reruntuhan.
“Hujan dengan intensitas tinggi turun sekitar pukul 14.00 hingga 14.30 WIB,” ujar Haryanto tetangga Waliyem (6/10).
Kapolsek Nglipar, AKP. Kasiwon membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menjelaskan rumah Waliyem berbentuk limasan berukuran 8 × 12 meter, terbuat dari kayu, dinding bambu.
Dijelaskan pula, rumah Waliyem berisi gamelan setengah pangkon, serta macam macam perabot rumah tangga.
“Penyebab robohnya rumah Waliyem karena hujan lebat sementara bagunan sudah terlalu lapuk,” ujar Kasiwon.
Diperkirakan kerugian kurang lebih Rp. 55.000.000, (lima puluh lima juta), tanpa korban jiwa. Sementars Waliyem tidak lagi mempuyai tempat tinggal.
Sementara itu Kapten Marsimin, di sela kerja bakti mengatakan, membantu warga masyarakat merupakan salah satu jiwa sosial dan peduli terhadap sesama.
Menurutnya bakti hari yang dilakukan TNI, Polri, masyarakat dan Tagana benar-benar kompak.
“Termasuk mendirikan dapur umum untuk persediaan makan para relawan,” tandasnya.
Reprter : W. Joko Narendro.
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…